Scope & Sequence Stories

Here are the stories that I have been using with my students. Please change the character’s names, the place names & the objects to ones that resonate and appeal to your student cohort. This tiny touch is the magic of TCI!

Please note:
1. My usage of kasih. That is my personal preference. Please feel free to substitute kasih with ‘memberi/beri”.
2. My preference for using names over pronouns. This is directly due to Indonesian being an object focus language (unlike English which is subject focus) as well as assisting my students avoid social pitfalls due to the inappropriate use of pronouns with Indonesian visitors.

‘Reception’ (Beginner learners) Stories

Pleased To Meet You – Jim Tripp

(class teachers name)  di MacDonald’s!
Taylor Swift di MacDonald’s.
Taylor Swift berkata, “Nama saya Taylor Swift. Siapa Nama?
(class teachers name) berkata “Nama saya (class teachers name).
Taylor Swift berkata “(class teachers name)? (Class teachers name) dari (your school)? Astaga! Autograf??

Taylor Swift faints.

Spongebob Story – Linda Li

Spongebob mau sprite.
Patrick punya sprite.
Patrick kasih Spongebob sprite.
Spongebob minum sprite.

Buaya makan Elsa – Carol Gaab

Ada buaya.
Buaya lapar.
Buaya lihat Elsa.
Buaya mau makan Elsa
Elsa berlari ke (your town/city/suburb).
Buaya berlari ke (your town/city/suburb).
Elsa berlari ke (your school).
Buaya berlari ke (your school).
Elsa berlari ke kelas Bahasa Indonesia.
Buaya berlari ke kelas Bahasa Indonesia.
Buaya makan Elsa.

Jaket – Judith Dubois

Ada perempuan.
Nama perempuan Lucy.
Lucy dingin.
Jaket Will terlalu kecil.
Jaket Pak Hudson terlalu besar.
Jaket Jane pas.
Lucy berkata, “Terima kasih Jane.”
Jane berkata, “Sama sama.”

Lucy Mau Kucing – Anne MacKelvie

Ada perempuan. Nama perempuan Lucy.
Lucy mau kucing.
Bapak berkata, “Tidak Boleh. nggak, nggak, nggak, nggak,”
Lucy kurang baik.
Lucy menangis.
Ibu baik hati.
Ibu kasih Lucy sepuluh dollar.
Lucy berjalan kaki ke (local pet shop) dan membeli kucing.
Lucy senang sekali.

 

 

Year 1/2 Extension Stories (i.e. extend the language covered in the previous stories)

Pakai Jaket di Kaki – Catharina Greenberg

Flick dingin.
Flick lihat Ibu dan berkata, “”Saya dingin.”
Ibu kasih Flick satu jaket.
Flick pakai jaket di kaki.

Flick (masih) dingin.
Flick lihat Bapak dan berkata, “Saya dingin.”
Bapak kasih Flick satu baju.
Flick pakai baju di kepala.

Flick (masih) dingin.
Flick lihat Kakek dan berkata, “Saya dingin.”
Kakek kasih Flick dua sepatu.
Flick pakai sepatu di tangan.

Flick panas!

 

Coklat; Based on a Blaine Ray story (Kanguru)

Ada laki laki. Nama laki laki Bob. Bob senang? Tidak. Bob tidak senang. Bob tidak punya coklat. Bob mau coklat.

Bob lihat perempuan. Nama perempuan Lady Gaga. Lady Gaga punya coklat. Lady Gaga senang? Tidak! Lady Gaga tidak senang. Lady Gaga punya sedikit coklat. Lady Gaga mau banyak coklat.

Lady Gaga dan Bob lihat Gajah. Gajah punya coklat. Gajah punya banyak coklat.
Gajah senang? Ya Gajah senang.

Lady Gaga kasih Bob sedikit coklat. Bob senang? Ya! Bob senang sekali!

Lady Gaga ambil coklat Gajah. Lady Gaga senang? Ya! Lady Gaga senang sekali. Lady Gaga punya banyak coklat.

Gajah senang? Tidak. Gajah tidak senang. Gajah tidak punya coklat, Gajah menangis! Kasihan.

Kancil dan Buaya – Traditional Tale

Ada kancil.
Kancil tinggal di hutan di Indonesia.
Kancil berjalan kaki ke sungai.
Kancil lihat mangga di sebelah sungai.
Kancil lapar dan mau makan mangga.
Kancil tidak bisa berenang.
Kancil lihat banyak buaya di sungai.
Ada banyak buaya lapar di sungai.
Kancil berkata, “Halo buaya. Ada berapa buaya di sungai?”
Buaya berkata, “Kurang tahu.”
Kancil berkata, “Ayo buaya, antri. Saya mau menghitung.”
Buaya antri.
Kancil melompat dari buaya ke buaya.
Kancil berkata, “Ayo menghitung. Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh!”
Kancil seberang sungai.
Kancil berlari dan tertawa!
Buaya marah sekali.
Kancil senang sekali makan mangga.
Kancil terlalu pandai.
Buaya marah!

 

Ular – Catharina Greenberg 

(Your Name) punya ular besar.
(Your Name) berkata “Kelas, jangan terlalu dekat ular”.
(Your Name) putar dan lihat TV.
(Student name) nakal.
(Student name) mau lihat ular.
(Student name) terlalu dekat dan Ular makan (Student name)!
(Your Name) berkata, “Kelas, dimana (Student name)?”
Kelas berkata, “Ular makan (Student name)!”
(Your Name) berkata, “Oh, OK!”.

(Your Name) berkata, “Jangan terlalu dekat ular.”
(Your Name) putar dan lihat stick.
(Student name) nakal. (Student name) mau lihat ular.
(Student name) terlalu dekat dan ular makan (Student name)!
(Your Name) berkata, “Kelas, dimana (Student name)?”
Kelas berkata, “Ular makan (Student name)!”.
(Your Name) berkata, “OK!”

(Your Name) berkata, “Jangan terlalu dekat ular.”
(Your Name) putar dan telepon (Principal).
(Student name) nakal. (Student name) mau lihat ular. (Student name) terlalu dekat dan ular makan (Student name)!
(Your Name) berkata, “Kelas, dimana (Student name)?”
Kelas berkata, “Ular makan (Student name)!”
(Your Name) berkata, “OK”.

(Your Name) berkata, “Jangan terlalu dekat ular.”
(Your Name) putar dan minum teh.
(Student name) nakal. (Student name) mau lihat ular. (Student name) terlalu dekat dan ular makan (Student name)!
(Your Name) berkata, “Kelas, dimana (Student name)?”
Kelas berkata, “Ular makan (Student name)!”
(Your Name) berkata, “OK!”

(Principal) ke kelas Bahasa Indonesia dan berkata, “Dimana (Student name#1)? Dimana (Student name#2)? Dimana (Student name#3)? Dimana (Student name#4)?”
Kelas berkata, “Ular makan (Student name #1), (Student name #2), (Student name #3) & (Student name #4)!”
(Principal) kasih ular lombok.
Ular muntah.
Ular muntah (Student name #1), (Student name #2), (Student name #3) dan (Student name #4).
(Your Name) berkata, “Astaga!”

 

Year 3/4 Stories – (Even Years)

Murid Nakal – Anne MacKelvie
Ada kelas.
Di kelas itu ada satu perempuan (or laki laki)
Nama perempuan (student name).
(student name) nakal.
(Your name) berkata, kelas berdiri.
Kelas pandai. Kelas berdiri.
(student name) nakal. (student name) tidak berdiri. (student name) duduk.
(Your name) menangis.

(Your name) berkata, “Kelas duduk.”
Kelas pandai. Kelas duduk
(student name) nakal.
(student name) tidak duduk.
(student name) berdiri.
(Your name) menangis.

(Your name) berkata, “Kelas diam.”
Kalas pandai. Kelas diam.
(student name) nakal.
(student name) tidak diam.
(student name) menyanyi.
(Your name) menangis.

(Class teacher) ke kelas Bahasa Indonesia.
(Class teacher) lihat (Your name) menangis!
(Class teacher) lihat kelas duduk dan diam.
(Class teacher) lihat (student name).
(student name) menyanyi!
(Class teacher) heran!
(Class teacher) berkata, “(student name) Nakal. (student name) menyanyi! Ayo!!”
(Class teacher) ambil stick.
(Class teacher) pukul  (student name) 10 kali!

Ayo kelas menghitung!
satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh!

 

Pamela suka Makan Pir – Jackie French

Ada sapi. Nama sapi Pamela. Pamela suka sekali makan pir.
Ada perempuan. Nama perempuan Josie. Pamela ambil dan makan pir Josie.
Josie punya teman. Nama teman Bob. Pamela ambil dan makan pir Bob.
Pamela ambil pir dan makan di piknik keluarga Josie.
Pamela ambil dan makan pir kustard Josie.
Pamela suka sekali makan pir.
Josie berkata, “Jangan makan pir Pamela!”
Josie punya ide.
Josie kasih Pamela banyak pir. Pamela makan satu pir, dua pir, tiga pir, empat pir, lima pir ….
Pamela makan terlalu banyak pir.
Pamela sakit.


Movie Talk – Monty The Penguin

When writing your dialogue, the following vocabulary could be incorporated to ensure top 10 & vocabulary already covered to date are used:
ada, kurang senang, punya, bermain, lihat, berkata, ayo, berlari, mencium, teman, melompat, diam, berjalan kaki, berenang, kasih, keluarga, minum, mau, sepatu, jatuh.

The following cognates could be used too:
Penguin,  televisi, bus, komputer, lego, trampolin, ide, teh/kopi, jaket.

These words could be also included but of the three words, only naik is high frequency and thus could be used as a target structure. I strongly advise that for the words Christmas & snow, all that is needed is to have the words & their translation written on the board where you can point and pause each time you use them.
Hari Natal, naik, salju.

Hiding Berambut – Blaine Ray

Ada perempuan.
Nama perempuan Fran.
Fran tinggal di Wagga Wagga.
Fran tidak punya hidung.
Fran kurang senang.

Ada laki laki.
Nama laki laki (student name).
(student name) tinggal di Goolwa.
(student name) punya hidung.
(student name) senang.

Ada perempuan.
Nama Lady Gaga.
Lady Gaga tinggal di Hove.
Lady Gaga tidak punya hidung.
Lady Gaga kurang senang.

Fran pergi ke Adelaide.
Fran pergi ke Hidungland.
Di HidungLand, Fran lihat laki laki.
Nama laki laki Bob.
Di Hidung land ada banyak hidung.
Fran senang sekali.
Fran berkata, “Saya mau satu hidung.”
Bob kasih Fran satu hidung.

Fran pergi ke Hove.
Fran lihat lady Gaga.
Fran kasih Lady Gaga satu hidung.
Lady Gaga senang?
Tidak!
Lady Gaga kurang senang.
Lady Gaga berkata, “Saya mau rambut berambut! Hidung ini tidak berambut!”

Fran pergi ke Adelaide lagi.
Fran pergi ke HidungLand lagi.
Fran lihat Bob lagi!
Fran berkata, “Saya tidak mau hidung ini. Hidung ini tidak berambut. Ada hidung berambut di Hidung Land?”
Bob berkata, “Ya, ada hidung berambut di Hidung Land!”
Bob kasih Fran satu hidung berambut.

Fran pergi ke Hove lagi.
Fran kasih Lady Gaga hidung berambut.
Lady Gaga pakai hidung berambut.
Lady Gaga senang?
Ya, Lady Gaga senang sekali!